Indonesia Wonder

Loading
English Version | Bahasa Indonesia
Rabu, 22 November 2017

Tlusup-tlusup Pusaka Kotagede

Publish 22-05-2010 13:04:37 by Admin

Jogjatrip.com, Yogyakarta—Mencoba melestarikan nilai-nilai budaya yang masih melekat di Kotagede sekaligus memperingati 4 tahun pemulihan pasca bencana berbasis masyarakat, pagi ini (22/05) BPPI (Badan Pelestarian Pusaka Indonesia) bekerjasama dengan berbagai organisasi dan masyarakat Kotagede, menggelar acara Public Outreach mengelilingi objek wisata sejarah dan tempat-tempat mengasikkan lainnya di kawasan Kotagede, dengan menggunakan sepeda.

Acara yang digelar sekitar pukul 9.00 pagi ini diikuti tak kurang dari ratusan peserta. Para peserta nampak antusias dengan acara yang juga didukung oleh Perangkat Desa Jagalan Kotagede ini. Public outreach ini  memang menarik perhatian masyarakat yang memiliki kegemaran bersepeda sekaligus melancong ke tempat-tempat yang memiliki warisan pusaka budaya.

“Dinas kebudayaan dan pariwisata sangat mengapresiasi dan mendukung sekali acara Public outreach. Selain menyehatkan, acara ini juga bisa digunakan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan kekayaan budaya. Selain itu, juga bisa bersinergi dengan ekonomi masyarakat,“ jelas Surya Yoga, Staf Ahli Departemen Kebudayaan dan Pariwisata bidang pranata sosial.

Para peserta acara ini berasal dari berbagai kalangan. Hal ini dimaksudkan panitia untuk membentuk rasa peduli terhadap kekayaan budaya, terutama yang ada di Kotagede. Para peserta Public Outreach ini akan berkeliling ke titik yang sudah direkomendasikan panitia untuk dikunjungi.  “Terserah pengunjung mau mengunjungi titik yang mana, yang jelas jam 12 siang harus kembali lagi ke Balai Desa Jagalan,“ jelas salah satu panitia kepada para peserta.

Titik-titik objek wisata dan pusaka budaya yang direkomendasikan itu tidak hanya berupa pusaka seperti keris dan benda-benda lainnya, melainkan juga warisan pusaka budaya seperti masakan atau warisan kuliner. Di Kotagede hingga saat ini masih ada camilan bernama Kipo yang semakin jarang ditemui dan dikenal bahkan oleh warga Yogyakarta sekali pun. Selain itu ada pula jajanan seperti Wingko dan Yangko.

Dari sejarahnya, Kotagede merupakan suatu kawasan bekas peninggalan Kerajaan Mataram Islam I pada abad ke 16. Lanskap unik yang membentuk Kotagede bukan semata karena topografinya yang diapit oleh 2 sungai dan membentuk catur gatra. Bangunan tradisional khas Jawa seperti pendapa, limasan atau kampung masih dapat dilihat di berbagai sudur kawasan Kotagede.

Selain itu, Kotagede juga memiliki Rumah Kalang. Rumah ini adalah rumah saudagar berlian, batik dan perak yang memadukan unsur kolonial dan Jawa. Saat masa kejayaannyam kaum Kalang adalah poenanda kemenangan terhadap pakem arsitekstur rumah yang berpusat pada desain keraton.

Teks dan Foto: Adi Tri Pramono

 



Dibaca : 368 kali.

Komentar - komentar

Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.indonesiaWonder.com/
Komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
   
 
* = Harus diisi