Indonesia Wonder

Loading
English Version | Bahasa Indonesia
Selasa, 29 Juli 2014

Makam Girigondo

Publish 01-01-1970 07:00:00 by Admin
Rating : 5 ( 1 )

A. Selayang Pandang

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selain memiliki makam raja-raja Mataram di Imogiri Bantul,  juga memiliki kompleks makam lain yang layak dijadikan wisata sejarah. Makam tersebut adalah Makam Girigondo. Terletak di area perbukitan menoreh, Komplek Pemakaman Astana Girigondo ini diperuntukkan bagi para Raja dan kerabat Pakualaman. Astana Girigondo pertama kali digunakan sebagai makam KGPAA Paku Alam V, yaitu pada bulan September 1900. Ini ditunjukkan dengan adanya prasasti yang terdapat pada gapura makam, di teras I.

Kompleks makam ini secara garis besar dibagi menjadi 6 teras, dan tiap-tiap teras dihubungkan dengan tangga. Pada teras I (yang paling tinggi) dikelilingi tembok dan pagar besi setinggi 2,40 m dengan gapura masuk dan pintu gerbang dari besi.

Pada teras I yang berukuran 3,2 x 2,155 meter ini, dimakamkan keluarga Pakualaman (istri, anak dan menantu) sebanyak 32 makam. Teras II terletak di sebelah Selatan teras I, dihubungkan dengan tangga naik berjumlah 21 anak tangga, terdapat 8 buah makam. Teras III, masih terdapat lahan kosong, dan baru terdapat 2 buah makam. Sedangkan pada teras IV, terdapat 3 buah makam yang merupakan kerabat jauh Pakualaman, sementara teras V masih kosong. Pada teras VI, terdiri dari bagian Barat dan Timur, bagian Barat baru terisi 2 buah makam, bagian Timur terdapat 7 buah makam.

Makam ini merupakan tempat pemakaman kerabat Paku Alam. Di sini dimakamkan KGPAA Paku Alam V, VI, VII, VIII beserta keluarganya, sedangkan KGPAA Paku Alam I sampai dengan IV dimakamkan di pemakaman Hastorenggo, Kotagede, Yogyakarta. Penuhnya areal pemakaman di Hastorenggo, membuat Paku Alam V akhirnya mencari tempat lain untuk pemakaman kerabat Paku Alam, yaitu di Girigondo ini. Latar belakang pemilihan lokasi makam di Kulonprogo ini berkaitan erat dengan asal-usul KGPAA Paku Alam V yang merupakan putra KGPAA Paku Alam II dari Garwo Raden Ayu Resminingdyah yang berasal dari Trayu, Tirtarahayu, Galur, Kulonprogo.

B. Keistimewaan

Memasuki kawasan pemakaman Astana Girigondo, pengunjung dapat merasakan langsung atmosfer hawa magis dari tempat yang dikeramatkan oleh masyarakat sekitar. Aroma wewangian dupa dan bunga tercium di sekitar makam.

Dengan jumlah penduduk kurang lebih 50 kepala keluarga, masyarakat dusun Girigondo terkenal dengan Keramahtamahannya, memiliki budaya gotong royong yang baik, dan menjunjung nilai agama Islam yang kuat.

Untuk naik menuju makam, pengunjung harus melalui trap-trap bahkan siapapun yang menghitungnya pasti akan berbeda jumlahnya satu sama lain. Sembari menaiki trap satu ke trap yang lain, Anda juga dapat menikmati pemandangan di kanan kiri lembah perbukitan.  

C. Lokasi

Pemakaman Astana Girigondo ini terletak di Dusun Girigondo, Kelurahan Kaligintung, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Letaknya 10 km dari Kota Wates

D. Akses

Bagi pengunjung yang ingin datang ke komplek Makam Girigondo, selain dapat menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung juga menggunakan bus umum Yogya-Wates yang dilanjutkan dengan angkudes alur 15. Dengan menggunakan kendaraan pribadi pun Anda tidak akan terlalu mengalami kesulitan karena jalan yang ditempuh kondisinya cukup baik.

E. Harga Tiket

Bagi para peziarah ataupun pengunjung yang datang ke Komplek Pemakaman Astana Girigondo ini tidak dipungut biaya apapun.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Pada gapura pintu masuk Komplek Pemakaman Astana Girigondo terdapat simbol Pakualaman dan tulisan Jawa, yang berbunyi GIRIGONDO. Di area komplek Pemakaman Astana Girigondo ini terdapat fasilitas seperti area parkir dan Masjid yang didirikan oleh Keluarga Raja Pakualaman. Di situlah tempat para warga dusun mengikat tali silaturahmi, menyelenggarakan Jamaah Sholat Jumat, dan tempat para pemuda Girigondo mengkaji Ilmiah Agama Islam. Di sekitar makam girigondo tersebut juga terdapat pemukiman warga yang sudah menetap sejak lama.

Andreas Eko Wahyu S

__________

Sumber Foto: Koleksi wisatamelayu.com



Dibaca : 448 kali.

Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.

Komentar - komentar

Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.indonesiaWonder.com/
Komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
   
 
* = Harus diisi